sayaBerikut aku mau sharing bagaimana caranya meneliti dan mengecek kualitas
printer laser bekas. Langkah seperti ini penting agar saat kita membeli
printer laser tidak salah pilih. Posting ini kami tujukan terutama
untuk printer laser karena kami banyak pengalaman di bidang printer
laser.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum anda memutuskan untuk
membeli
printer laser second hand antara lain : Pertama, cari tahu dulu
tipe printer
yang akan anda beli ini memang dikenal printer yang baik. Menanyakannya
jangan pada penjualnya tapi cari tahu dari pemakai yang berpengalaman.
Carilah printer yang hasil cetaknya bagus, jarang rusak dan biaya
operasional rendah. Kalau anda akan menggunakan toner refillan, perlu
cari tahu juga apakah jenis printer yang akan anda beli ini hasil
refillannya bagus. Banyak printer bagus yang hasil refillannya kurang
bagus dan biayanya mahal.
Kalau sudah ketemu tipe yang bagus, berikutnya anda perlu meneliti
apakah printer yang akan Anda beli kondisinya masih bagus apa tidak. Nah
berikut ini beberapa langkah yang bisa kita gunakan untuk mengecek
kondisi printer :
1. Lihat kenampakan printer, nampak bersih dan utuh, tidak ada bagian
yang patah. Printer yang sudah ada bagian patahnya biasanya printer lama
yang kondisi fisiknya memang sudah menurun.
2. Tanyakan atau perkirakan umurnya, printer laser bisa berfungsi baik kira-kira 5 - 8 tahunan.
3. Cari tahu apakah tipe printernya masih relatif baru atau keluaran
lama. Pilih yang model belum terlalu lama, kecuali kalau yang lama itu
memang rekomended sekali dan kondisi masih bagus, seperti tipe HP 1010
atau 1020, memang banyak dicari orang.
4. Cobalah untuk mencetak naskah dari komputer, kalu bisa itu menandakan
printer masih berfungsi normal. Jangan hanya dicoba pakai test print
tanpa komputer. Printer yang rusak bagian formatter nya kadang bisa di
test print dengan hasil bagus tapi tidak bisa mencetak dari komputer.
5. Cobalah untuk mencetak raster tipis lebar sepanjang lebar kertas
turun sampai setengah halaman. Perhatikan apakah hasil cetaknya rata dan
halus? Apakah raster tipis atau garis tipis bisa dicetak dengan printer
ini? Kalau ok, satu point lagi didapat.
6. Cobalah untuk mencetak blok hitam melebar dari kanan ke kiri kertas
setebal 15 cm ke bawah. Test ini berguna untuk mengecek apakah film
sleeve pemanas masih bagus atau ada yang robek/tidak rata. Setelah
dicetak hasil cetak yang hitam diraba pakai tangan atau kapas kering.
Jika film sleeve teflon nya robek atau berlubang maka hasil cetak hitam
akan mengelupas pada bagian yang berlubang tadi. Untuk mengganti teflon
film sleeve ini perlu biaya 175 ribu sampai 700 ribuan tergantung tipe
printernya. Pilih yang utuh teflon pemanasnya.
7. Berikutnya perhatikan suara saat pencetakan apakah ada suara aneh? Printer laser bersuara halus.
8. Terakhir anda pertimbangkan harganya, apakah pantas?
laser bekas bagus atau buruk
Berikut aku mau sharing bagaimana caranya meneliti dan mengecek kualitas
printer laser bekas. Langkah seperti ini penting agar saat kita membeli
printer laser tidak salah pilih. Posting ini kami tujukan terutama
untuk printer laser karena kami banyak pengalaman di bidang printer
laser.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum anda memutuskan untuk
membeli printer laser second hand antara lain : Pertama, cari tahu dulu
tipe printer
yang akan anda beli ini memang dikenal printer yang baik. Menanyakannya
jangan pada penjualnya tapi cari tahu dari pemakai yang berpengalaman.
Carilah printer yang hasil cetaknya bagus, jarang rusak dan biaya
operasional rendah. Kalau anda akan menggunakan toner refillan, perlu
cari tahu juga apakah jenis printer yang akan anda beli ini hasil
refillannya bagus. Banyak printer bagus yang hasil refillannya kurang
bagus dan biayanya mahal.
Kalau sudah ketemu tipe yang bagus, berikutnya anda perlu meneliti
apakah printer yang akan Anda beli kondisinya masih bagus apa tidak. Nah
berikut ini beberapa langkah yang bisa kita gunakan untuk mengecek
kondisi printer :
1. Lihat kenampakan printer, nampak bersih dan utuh, tidak ada bagian
yang patah. Printer yang sudah ada bagian patahnya biasanya printer lama
yang kondisi fisiknya memang sudah menurun.
2. Tanyakan atau perkirakan umurnya, printer laser bisa berfungsi baik kira-kira 5 - 8 tahunan.
3. Cari tahu apakah tipe printernya masih relatif baru atau keluaran
lama. Pilih yang model belum terlalu lama, kecuali kalau yang lama itu
memang rekomended sekali dan kondisi masih bagus, seperti tipe HP 1010
atau 1020, memang banyak dicari orang.
4. Cobalah untuk mencetak naskah dari komputer, kalu bisa itu menandakan
printer masih berfungsi normal. Jangan hanya dicoba pakai test print
tanpa komputer. Printer yang rusak bagian formatter nya kadang bisa di
test print dengan hasil bagus tapi tidak bisa mencetak dari komputer.
5. Cobalah untuk mencetak raster tipis lebar sepanjang lebar kertas
turun sampai setengah halaman. Perhatikan apakah hasil cetaknya rata dan
halus? Apakah raster tipis atau garis tipis bisa dicetak dengan printer
ini? Kalau ok, satu point lagi didapat.
6. Cobalah untuk mencetak blok hitam melebar dari kanan ke kiri kertas
setebal 15 cm ke bawah. Test ini berguna untuk mengecek apakah film
sleeve pemanas masih bagus atau ada yang robek/tidak rata. Setelah
dicetak hasil cetak yang hitam diraba pakai tangan atau kapas kering.
Jika film sleeve teflon nya robek atau berlubang maka hasil cetak hitam
akan mengelupas pada bagian yang berlubang tadi. Untuk mengganti teflon
film sleeve ini perlu biaya 175 ribu sampai 700 ribuan tergantung tipe
printernya. Pilih yang utuh teflon pemanasnya.
7. Berikutnya perhatikan suara saat pencetakan apakah ada suara aneh? Printer laser bersuara halus.
8. Terakhir anda pertimbangkan harganya, apakah pantas?